PERBANDINGAN EMISI GAS BUANG (EGB) MOBIL PENUMPANG UMUM TERHADAP LALU LINTAS PADA RUAS JALAN RAYA SETU DI BEKASI

Authors

  • Budiharso Hidayat Sekolah Tinggi Transportasi Darat
  • Santausa Purnama P Sekolah Tinggi Transportasi Darat
  • I Made Arka Hermawan Sekolah Tinggi Transportasi Darat
  • Tertib Sinulingga Sekolah Tinggi Transportasi Darat
  • Nomin Sekolah Tinggi Transportasi Darat

Keywords:

proporsi kendaraan, partikel CO, HC dan NOx

Abstract

Kontribusi emisi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara terbesar mencapai 60-70%, dibanding dengan industri yang hanya berkisar antara 10-15%. Sumber polusi lain berasal dari rumah tangga, pembakaran sampah, kebakaran hutan/ladang dan lain-lain. Metode dalam penelitian dengan memilih lokasi pada ruas Jalan Raya Setu KM-3,5
dengan pengukuran volume lalu lintas terklasifikasi serta pengukuran emisi gas dengan memperhatikan standard emisi gas buang dari penelitian yang sudah ada, selanjutnya dilakukan analisis proporsi dari setiap jenis kendaraan berdasarkan penggunaan bahan bakar. Volume lalu lintas per jam tertinggi di Jl. Raya Setu Km 3,5 terjadi pada pukul 17.00
– 18.00 sebesar 1.902 smp/jam, sedangkan volume lalu lintas per 3 (tiga) jam tertinggi terjadi pada pukul 15.00 s.d 18.00 sebesar 5.349 smp/jam. Persentase kendaraan berbahan bakar bensin berdasar data volume lalu lintas yang melintas di Jl. Raya Setu Km 3,5 sebesar 94%, sedangkan 6% lainnya berbahan bakar solar. Partikel CO tertinggi sebesar 19 ppm terjadi pada pukul 15.00 s.d 18.00 dan terendah sebesar 9 ppm terjadi pada pukul 09.00 s.d 12.00, 10.00 s.d 13.00 dan 19.00 s.d 22.00. 36 Partikel Nox tertinggi sebesar 123 mikrogram/m3
terjadi pada pukul 17.00 s.d 20.00 dan terendah sebesar 50 mikrogram/m3 terjadi pada pukul 10.00 s.d 13.00.

Downloads

Published

2019-04-12

How to Cite

Budiharso Hidayat, Santausa Purnama P, I Made Arka Hermawan, Tertib Sinulingga, & Nomin. (2019). PERBANDINGAN EMISI GAS BUANG (EGB) MOBIL PENUMPANG UMUM TERHADAP LALU LINTAS PADA RUAS JALAN RAYA SETU DI BEKASI. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat, 10(2), 34-47. Retrieved from http://jurnal.ptdisttd.net/index.php/jpsttd/article/view/82

Most read articles by the same author(s)