ANALISIS JANGKAUAN PELAYANAN ANGKUTAN PERDESAAN KABUPATEN BEKASI

Authors

  • M. Guntur Sekolah Tinggi Transportasi Darat
  • Firga Ariani Sekolah Tinggi Transportasi Darat
  • Subarto Subarto Sekolah Tinggi Transportasi Darat
  • Rode Paulus Sekolah Tinggi Transportasi Darat
  • Wisnu Wardana Sekolah Tinggi Transportasi Darat

Keywords:

Angkutan pedesaan, jangkauan pelayanan, pelayanan angkutan umum

Abstract

Angkutan umum sebagai salah satu elemen dari sistem transportasi perkotaan memegang peran yang sangat penting bagi daerah wilayah. Kabupaten Bekasi sebagai pembina transportasi di Kabupaten Bekasi tentunya sangat berkepentingan dalam membina angkutan umum di wilayahnya. Salah satu wujud pembinaan (perencanaan, pengaturan dan pengendalian pelayanan angkutan umum) yaitu melakukan kegiatan evaluasi kinerja pelayanan  angkutan pedesaan.

Dalam melakukan evaluasi kinerja pelayanan, hampir seluruh zona di wilayah kabupaten Bekasi memiliki nilai rendah (dibawah standar) apabila dilihat dari analisis jangkauan pelayanan. Sedangkan dalam pengembangan dan penataan trayek untuk meningkatkan aksebilitas dan jangkauan pelayanan terutama pada zona taruma jaya, zona babelan, zona sukawangi yang saat ini sangat minim pelayanan angkutan umum. selain itu, untuk perbaikan pelayanan dalam meningkatan minat penggunanaa angkutan umum.

Rasio kendaraan yang beroperasi dengan kendaraan yang diizinkan atau tingkat operasi  akumulasi angkutan pedesaan di Kabupaten Bekasi yang masih beroperasi sebasar 103 %. Angkutan Pedesaan di kabupaten Bekasi sampai saat ini berjumlah  25 Trayek yang tersebar di wilayah kabupaten Bekasi.

Downloads

Published

2015-11-09

How to Cite

Guntur, M. ., Ariani, F. ., Subarto, S., Paulus, R. ., & Wardana, W. . (2015). ANALISIS JANGKAUAN PELAYANAN ANGKUTAN PERDESAAN KABUPATEN BEKASI. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat, 6(1), 81 - 90. Retrieved from http://jurnal.ptdisttd.net/index.php/jpsttd/article/view/8

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>